Gejala Stroke Mata Dan Cara Mencegahnya

Gejala Stroke Mata Dan Cara Mencegahnya

Keluhan berupa penglihatan yang tiba-tiba kabur atau menghilang adalah salah satu gejala dari stroke mata. Menurut Dr. Ratu Jelita, SpM, gejala CRAO (Central Retinal Artery Occlusion)-sumbatan ada di pusat-umumnya penglihatan akan menjadi buram atau gelap mendadak tanpa disertai nyeri. Sedangkan BRAO (Branch Retinal Artery Occulusion)-sumbatan berada di arteri cabang-terjadi penurunan ketajaman penglihatan yang tidak terdeteksi oleh pasien atau juga bisa terjadi hilangnya lapang pandang penglihatan tanpa rasa sakit.

penyakit-stroke-mata 
Gambaran : Stroke mata
 
Oklusi yang terjadi pada arteri retina bisa hanya berlangsung beberapa detik atau menit, namun mungkin juga terjadi secara permanen.  Untuk memastikan kondisi pasien biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengevaluasi retina, diantaranya ;angiografi fluoresensi, pemeriksaan tekanan intraokular, melihat bagaimana refleks pupil, foto retina dan pemeriksaan lapang pandang.

Sehingga jika individu mengalami kehilangan penglihatan atau penglihatan yang kabur secara tiba-tiba, seharusnya langsung melakukan konsultasi dengan dokter. Dr. Jelita mewanti-wanti setiap orang segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata jika ada sesuatu yang tidak beres dengan matanya.

Pasalnya, ancaman komplikasi yang ditimbulkan gangguan ini tidaklah remeh. “Sumbatan pada retina mata bisa menimbulkan komplikasi berupa glaucoma, terutama jika disebabkan oleh CRAO. Komplikasi lain yang mungkin terjadi adalah hilangnya fungsi penglihatan secara menyeluruh di kedua mata atau sebagian mata dan stroke, jika diketahui memiliki kesamaan faktor yang menyebabkannya.

Stroke mata tentunya merupakan serangan penyakit stroke yang berbahaya ada yang bisa menyebakan kebutaan total atau kebutaan ringan. Untuk langkah pencegahan yang paling utama adalah dengan memeriksakan mata jika terjadi suatu gangguan.  

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan mencegah terjadinya gangguan pada pembuluh darah, salah satunya penyakit arteri koroner yang selanjutnya dapat mengurangi risiko terjadinya oklusi arteri retina, diantaranya:

1. Menjaga tekanan darah sistolik di bawah 120 mmHg dan tekanan darah diastolik di bawah 80 mmHg.
2. Olahraga misalnya jalan atau berenang, minimal 30 menit sehari. Bila itu masih sulit, lakukan aktivitas fisik sehari-hari secara cukup, misalnya melakukan pekerjaan rumah tangga, mengutamakan naik tangga daripada menggunakan lift, memarkir mobil/motor agak jauh dari lobi kantor /tempat lain agar seseorang memiliki kesempatan untuk berjalan kaki lebih banyak.
3. Menjaga berat badan ideal dengan mengkonsumsi makanan dan zat gizi berimbang, seperti :
- Makan makanan berserat, seperti sayur dan buah
- Kurangi garam, karena penggunaan garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah
- Hindari konsumsi alkohol
- Stop merokok dan hindari asap rokok

::Gejala Stroke Mata Dan Cara Mencegahnya::